Minggu, 26 November 2017

Simon Sinek "Start With Why"



Assalamualaikum wr.wb

Pada kesempatan kali ini saya mempunyai topic tentang Simon Sinek, Bagaimana untuk memulai suatu bisnis. Kebanyakan orang atau organisasi memulai suatu bisnis dengan “Bagaimana cara mereka melakukan”, tetapi sedikit dan bahkan hamper tidak ada yang memulai dengan “mengapa mereka melakukannya”.
Dalam penjelasan Simon Sinek dalam video yang saya tonton Ia memberikan sebuah contoh tentang Apple. Mengapa Apple sangat inovatif? Tahun demi tahun selalu berkembang. Padahal mereka hanya perusahaan computer biasa, tapi mereka selalu memiliki hal yang berbeda.”kami membuat computer hebat. Computer ini didesain dengan indah, sederhana dan mudah digunakan. Anda mau beli ? tidak” begitulah kebanyakan dari kita berkomunikasi. Begitulah kebanyak pemasaran dan penjualan dilakukan. Kita mengatakan apa yang kita lakukan, sebuah pembelian, hak milih-memilih, dan sebagainya. Jika seseorang mengatakan bahwa kami mempunyai pengacara terbaik dengan klien terbesar. Kami selalu memberikan yang terbaik bagi klien kami. Maka ia mengatakan bahwa hal-hal itu tidak inspiratif.
Mengapa? Coba saja kita lihat dari perusahaan Apple, Apple sbenarnya berkomunikasi. “ Semua yang kami lakukan, kami percaya dalam menantang status quo.kami percaya dalam berfikir secara berbeda. Cara kami melawan status quo adalah kami mendesain produk kami dengan indah sederhana dan mudah digunakan. Kami baru saja membuat computer yang sangat hebat. Anda mau membeli? Sangat berbeda kan? Anda siap membeli komouter dari saya. Yang saya lakukan adalah membalik urutan informasi.Simon Sinek mengatakan itu membuktikan bahwa orang tidak membeli apa yang anda percayai. Hal ini tentu sangat penting untuk teman-teman ketahui.
Oleh sebab itu tujuan seseorang berbisnis itu bukanlah untuk berurusan dengan semua orang yang membutuhkan sesuatu yang anda miliki, akan tetapi tujuannya adalah berurusan dengan orang-orang yang percaya dengan apa yang kita percayai.
Golden Circle berdasarkan prinsip bioogi, jika anda melihat keadaan belahan otak manusia dari atas, otak manusia sebenarnya bisa dibagi dalam tiga bagian utama yang berhubungan dengan lingkaran emas. Di Neocortex (bagian luar otak) mewakili tingkatan “APA”. Neocortex bertanggung jawab untuk segala pemikiran anlistis dan rasional serta kemampuanh bahasa. Dua bagian tengah adalah system otam limbic. Limbic bertanggung jawab untuk perasaan kita, seperti kepercayaan dan kesetiaan. Limbic juga mengatur semua perilaku manusia dalam mengambil keputusan, tidak ada hbunganya dengan bahasa. Dengan kata lain, saat kita berkomunikasi dari luar ke dalam, orang mengerti banyak informasi yang sulit seperti fitur, keuntungan fakta, dan angka. Tapi tidak menggerakan perilaku. Saat kita sedang berbicara secara langsung dengan bagian otak yang mengendalikan perilaku, lalu orang akan merasionalisasikannya dengan benda yang kita katakana dan melakukannya. Inilah asal keputusan yang berani. Sewaktu-waktu anda bisa memberikan semua fakta dan angka. Karena tujuan dari sebuah bisnis bukan hanya mempekerjakan orang yang membutuhkan pekerjaan. Tapi, tujuan untuk mempekerjakan orang percaya apa yang kita percayai.
Dari wawancara Simon Sinek, kita bisa mengambil sebuah pelajaran yang dimana ketika kita ingin memulai suatu usaha, kita harus mulai dengan mengapa kita membuat sebuah usaha, bukan apa dan bagaimana kita melakukannya. Karena dari mengapa kita bisa tahu apa yang dibutuhkan oleh masyarakat dan kita bisa tahu kenapa kita ada untuk membuat usaha.

Sekian.
Wassalamualaikum….

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

RENTIST ( Aplikasi yang mempermudah Usaha Rental )

Assalamualaikum. Ngapain beli ? Rental Aja!! Mungkin dari para pembaca belum pernah mendengar kata-kata di atas. Kata-kata atau sloga...